Ribuan Siswa dan Guru “SHALAHUDDIN” Sholat Idul Adha di Masjid SHALAHUDDIN

Malang – (11/8/2019) Sekitar 990 Warga Taman Pendidikan Shalahuddin memenuhi Masjid Shalahuddin , Mereka berbondong-bondong untuk melaksanakan salat Idul Adha 1440 H/2019 M di masjid yang yang mampu menampung Hampir 1000 jamaah ini.
Seperti pantauan tim smkshalahuddin2sch.id, sejumlah Pejabat Yayasan Shalahuddin , Pejabat Manajemen dari satuan pendidikan (SMP,SMK Shalahuddin, SMA Shalahuddin dan SMK SHALAHUDDIN 2 MALANG) juga Sholat Idul Adha di Masjid tersebut. Seperti Ketua Dewan Pembina YAPISHH (Prof. Dr. Ir. H. M. Bisri MS) yang sekaligus bertindak sebagai imam dan khatib, beserta jajaran pengurus,
Prof. Bisri menyampaikan khutbah dengan tema “Meneladani Kisah Nabi Ibrahim.”

Beliau menyampaikan bahwa berkurban merupakan perintah agama yang memiliki empat dimensi, yaitu yang pertama sebagai cerminan Keimanan, kedua cerminan bening dan bersihnya hati nurani, ketiga cerminan Kesabaran. Ketiga yakni aspek Ketaatan dan Kepatuhan sejati,
Jika kita bisa mengambil ibroh dari peristiwa itu maka Tidak ada pengorbanan yang sia-sia, Allah swt akan menggantikan dengan yang terbaik, dan tidak bisa kita ekspektasikan secara logika.

“Endingnya, pengurbanan di jalan Allah tentu saja sebagai investasi ukhrawi. Sebagaimana disebutkan dalam Hadits bahwa ibadah orang yang menyembelih binatang kurban sudah diterima Allah sebelum darahnya menetes ke tanah. Dan merupakan seutama-utama ibadah pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah,”

Usai melaksanakan Sholat, Id, para Jamaah diarahkan ke Ruang Ramah Tamah untuk Menyantap Hidangan Istimewa “ Sate Gule” dan menu pendamping yang lain, yang kemudian dilanjutkan acara Puncak Ceremony Penyembelihan Hewan Kurban di Lapangan Taman Pendidikan Shalahuddin.Ceremony penyembelihan Hewan Kurban ini juga tak kalah hikmat dan para siswa yang menyaksikan ‘seolah menyaksikan “Kaleodoskop” dan membayangkan sosok Ismail Muda ribuan Tahun yang silam, terlebih tatkala Gema Takbir yang diawali bacaan Basmalah dan pisau mulai di arahkan ke leher Hewan Kurban. Adalah pemandangan dan pengalaman pembelajaran yang sungguh mengesankan , bahkan ada salah satu siswa yang dengan tak sadar meneteskan Air Mata, hingga berlinang Air Mata, khusuk dan terhipnotic dibuatnya.

Dari data yang diperoleh dari panitia Qurban tahun ini, di Taman Shalahuddin Alhamdulillah, bisa menyembelih hewan kurban sbb ; (i) Sapi 6 Ekor dan (ii) Kambing 7 ekor, berasal dari Sumbangan Alumni, Regent Park Hotel, para siswa dan Guru, dari Yayasan sendiri, yang selanjutnya akan didistribusikann kepada tetangga kanan kiri sekitar Sekolah, dan para siswa yang membutuhkan. Tidak ada Pengorbanan yang Sia-Sia ( Iful: smkshadu)

FARIDA, FINALIS PUTRI KARTINI MALANG POST 2019

MALANG – Dalam rangka memeriahkan Hari Kartini, Malang Post mengadakan lomba PUTRI KARTINI MALANGPOST 2019. Peserta lomba tersebut berasal dari pelajar SMA / SMK Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu. SMK SHALAHUDDIN 2 MALANG mengirimkan salah satu siswi terbaiknya yang bernama FARIDATUL FARHA.

Proses Seleksi dimulai hari sabtu (27/4) yaitu proses technical meeting bagi seluruh peserta PUTRI KARTINI MALANGPOST 2019. Pada minggu (28 /4) dilanjutkan dalam rangkaian proses seleksoi interview serta tes bakat minat. Siswi yang akrab di sapa Farida ini menunjukkan bakatnya berupa tarian yang membuat kagum para juri.

Klipping Malang Post

Hasilnya, Siswi Kelas X Jurusan Kecantikan Rambut di SMK SHALAHUDDIN 2 MALANG tersebut berhasil menembus sampai 30 Besar Finalis PUTRI KARTINI MALANGPOST 2019. Atas hasil itu, Farida berhak mengikuti sesi pemotretan dan pengambilan Slempang Finalis dari Panitia. Rencananya pada 3 Mei 2019, puncak acara GRAND FINAL akan dilaksanakan. Semoga Farida bisa membanggakan dirinya sendiri serta orang orang sekitarnya. (Adm)

TINGKATKAN MINAT BELAJAR DENGAN OLIMPIADE AKADEMIK

Kota Malang memang memiliki banyak sekolah yang kreatif dan mandiri, seperti yang dicontohkan oleh SMK Shalahuddin 2 Malang dalam waktu dekat ini, untuk meningkatkan kualitas dan hasil belajar siswa sejak dini, maka SMK yang berada di tengah kota ini akan mengadakan lomba Olimpiade Akademik pada tanggal 21 April 2019 ini, dengan tema “Semangat Kita, Semangat Ibu Kartini”

Lomba Olimpiade mandiri pertama tersebut terdiri atas empat kategori, yakni Olimpiade Sains, Olimpiade Bahasa dan Sosial, Olimpiade Teknologi, Seni dan Olahraga, dan Olimpiade Agama dan Budi Pekerti.

Masing-masing dari olimpiade tersebut terdiri atas mata pelajaran yang berbeda, seperti halnya Olimpiade Sains yang terdiri atas soal Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Fisika, Kimia dan Biologi. Namun yang paling menarik adalah Olimpiade Budi Pekerti, dimana pendidikan agama islam merupakan satu-satunya mata pelajaran yang diujikan. Hal ini berbanding lurus dengan karakteristik SMK Shalahuddin 2 Malang sebagai sekolah dengan basis agama Islam.

Untuk bersaing dalam olimpiade ini, para peserta harus membentuk sebuah tim yang terdiri atas tiga siswa yang menguasai pelajaran-pelajaran tersebut, dan para tim akan bersaing untuk mendapatkan nilai tertinggi. Bagi para peserta yang berhasil keluar sebagai Juara pertama akan dipersiapkan untuk mengikuti lomba akademik dengan skala yang lebih luas lagi, baik skala kota, provinsi, maupun nasional.

Kegiatan ini diprakasai oleh Theda Priya Aji, yang merupakan guru seni budaya sekaligus guru produktif multimedia SMK Shalahuddin 2. Guru yang pernah menjadi juara pada kompetisi nasional lomba kompetensi guru 2016 ini mendapatkan ide setelah melihat hasil Penelitian Tindakan Kelas, yang menunjukkan data bahwa minat belajar para siswa termasuk kedalam kategori kurang.

Selain dengan tujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa, lomba ini diharapkan juga memiliki banyak manfaat bagi ekosistem pendidikan sekolah. Manfaat tersebut diantara lainnya adalah, menguatkan eksistensi sekolah, menguatkan solidaritas dan kekompakan sumber daya manusia sekolah, menambah rasa cinta siswa terhadap budaya literasi terhadap ilmu pengetahuan dan membiasakan para siswa untuk berkompetisi secara sehat sejak berada di bangku Kelas X.

Untuk kali ini, lomba Olimpiade Akademik SMK Shalahuddin 2 akan dilaksakan dengan para peserta internal, yakni para siswa taman pendidikan Shalahuddin, namun kedepannya, lomba ini akan diperuntukkan bagi sekolah swasta dan negeri yang teraliansi dengan SMK Shalahuddin 2 Malang. “Bahkan tidak tertutup kemungkinan akan dibuka untuk umum jika sistem program ini sudah sangat matang” lanjut Bapak Theda,

Drs. Romelan yang merupakan Kepala SMK Shalahuddin 2 pun menyambut program ini dengan penuh dukungan, “Ini merupakan program yang sangat bagus, mengingat slogan kami adalah terus menembus batas dunia, maka para siswa dapat mulai mempersiapkan diri semenjak awal”.

SMK Shalahuddin 2 sendiri memang merupakan sekolah yang menargetkan para guru dan siswanya untuk studi lanjut dan memasuki dunia kerja di kancah Internasional, dengan standar minimal Asia Tenggara dan Asia Timur.

Maka dari itu, SMK Shalahuddin 2 selalu berupaya untuk menyiapkan para siswanya dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan Olimpiade Akademik ini, agar saat lulus nanti mereka sudah siap bersaing di level Internasional.

Hingga saat ini bendera SMK Shalahuddin 2 telah berkibar di Negara Jepang dan China, melalui program studi lanjut para guru dan  program magang para alumninya, melalui jalur universitas.

Talk Show Strategi Memilih Sekolah Pasca SMP/MTs Radio RASDIPA

Radio Rasdipa

Malang – Pada Hari Sabtu (16/2) Bapak / Ibu Guru SMK Shalahuddin 2 Malang mendapatkan undangan sebagai tamu di radio RASDIPA 104,9 FM Malang. Acara yang dipandu oleh Shofi dari Rasdipa FM ini berlangsung meriah dan penuh semangat.

Guru yang hadir dalam acara tersebut seperti Pak Theda yang merupakan Juara Nasional yang baru saja pulang dari China untuk melakukan pelatihan, Pak Sonny yang juga baru kembali dari Jepang untuk melanjutkan proses akademiknya di tahap S3 serta Bapak Kepala Sekolah, Drs. Romelan dan Juga beberapa guru lainnya.

Bapak Ibu guru SMK Shalahuddin 2 Malang sangat antusias terhadap seluruh pertanyaan yang dilemparkan oleh Shofi. Beberapa hal yang disampaikan antara lain tentang perkembangan SMK Shalahuddin2 Malang, beberapa prestasi baik dari guru maupun siswa serta program kedepan dari Sekolah yang bertempat di Jl. Diponegoro No. 1 ini.

“Untuk mengembangkan kualitas dan menambah keterampilan akademisi lulusan SMP, untuk tahun ini SMK Shalahuddin 2 memiliki 5 Jurusan. 3 Jurusan yang sudah berjalan adalah Multimedia, Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Kecantikan Kulit dan Rambut (KKR), dan juga 2 Jurusan baru yakni Produksi Film dan jurusan Ritel”, buka Bapak Drs. Romelan selaku Kepala Sekolah. “Tujuan SMK Shalahuddin 2 Malang adalah membantu menyiapkan siswa siswi yang berkompeten dan siap bersaing di dunia industri era revolusi industry 4.0 ini”, lanjutnya.

Segera Daftar Gratis!!! SMK Shalahuddin 2 Malang Membuka 2 Jurusan Baru

Pendafataran Online Siswa Baru SMK Shalahuddin 2 Malang gratis

Malang- Smk Shalahuddin 2 Malang pada tahun ini kembali membuka pendaftaran siswa baru. Namun ada yang berebeda dari penerimaan peserta didik baru pada tahun pelajaran 2019/2020 ini.

Hal yang berbeda terlihat pada jurusan yang dibuka pada tahun ini sebanyak 5 jurusan. Jika semula Jurusan yang ada di SMK Shalahuddin 2 hanya 3 yaitu Multimedia, Teknik Komputer dan Jaringan, dan Tata Kecantikan, maka pada tahun ini ada jurusan Produksi Film dan Retail

Bapak Drs. Romelan selaku Kepala SMK Shalahuddin 2 Malang mengatakan “Jurusan Retail adalah jurusan yang tidak akan pernah lekang dimakan ruang dan waktu, Sampai kapanpun pun pasti membutuhkan tangan kreatif dan ide kreatif dari pelaku bisnis Marketing (selling) terlebih diera yang menuntut serba layanan cepat-otomatis, disinilah jurusan RETAIL akan membantu dan memudahkan manusia untuk memenuhi kebutuhan, mejual produk/jasa== digital marketing====”

Era sekarang juga era audio visual, kehadiran “produksi film” juga sangat urgen segera dikuasai oleh anak bangsa (siswa) agar mereka bisa dengan mudah memvisualisasikan segala sesuatu dengan atraktif- menarik- yang pada galibnya generasi muda mendatang tidak hanya sekedar survive dijamannya tetapi tetap bisa memimpin dieranya, inilah yang disebut generasi hebat yang memberi manfaat, Ujar Pak Romelan.