MUNAJAT “SANTRI MILENIAL” TAMAN PENDIDIKAN SHALAHUDDIN, UNTUK NEGERI

smkshalahuddin2.sch.id : Selasa ( 22/10/2019), ratusan Murid ~”Santri”  Taman Pendidikan Shalahuddin  yang terdiri dari SMP, SMK, SMA Shalahuddin dan SMK SHALAHUDDIN 2, melebur menjadi satu  membentuk Formasi Barisan dengan busana dominan Warna Putih-putih bersih, dan sebagian Santri Pria yang lain mengenakan  baju koko dan sarung, di Area Lapangan Taman Pendidikan Shalahudin, bersama  para Guru~Ustad dan Ustadah, menggelar Upacara ~ Munajat  Hari Santri untuk Negeri.

Kegiatan pada hari santri nasional tersebut bertujuan mendoakan agar Negeri NKRI yang telah terbentuk dan terbangun dari hasil perjuangan seluruh komponen masyarakat,  yang salah satunya hasil perjuangan dari para Kyai, termasuk para Santri didalamnya, selalu Aman, Tentram, Damai, sejahtera,  NKRI harga Mati.

Khususnya agar Taman Pendidikan Shalahuddin  yang telah dibangun oleh para pendahulu, para Kyai, Ustad, Ustadah,  bisa kita lanjutkan dengan penuh Sinergi,  semakin maju,  sukses, Sekolah yang memberi Rahmah bagi umat.

Hadiah  pembacaan Surat Al Fatihah dikhususkan kepada para Pahlawan, para Kyai,  Pendiri NKRI, Pendiri Taman Pendidikan Shalahuddin, para Tokoh-tokoh, para Guru-guru, Karyawan  Taman Pendidikan Shalahuddin, dibaca dengan khusuk dan hikmah oleh peserta upacara~peserta Munajat.

Sangatlah Tepat jika tema yang diusung dalam Peringatan hari Santri ini” Santri unggul Indonesia Makmur. Acara peringatan hari santri ini diakhiri pada pukul 10.00 WIB, dan dilanjutkan dengan rangkaian acara di masing-masing satuan Pendidikan, Sementara di SMK Shalahuddn 2 dilanjutkan dengan Pemeriksaan Kesehatan secara Gratis bekerjasama dengan Puskesmas Rampal Celaket Kota Malang.

Dijeda waktu nunggu giliran pemeriksaan Kesehatan dari petugas, kami OSIS SMK Shalahuddin 2 Malang, melakukan wawancara singkat kepada Bpk. Romelan, seputar hari Santri, masih menurut romelan, Santri pada umumnya didefinisikan sebagai seseorang yang belajar di pesantren mengenai ilmu agama, tauhid, fiqih, tasawuf, dan akhlak. Namun, definisi itu kini telah mengalami perluasan makna yang sungguh luar biasa, mengartikan santri tidak hanya terbatas itu, santri ialah seorang muslim/Muslimah  yang ikut dan patuh terhadap “dawuhnya” Kyai dan memiliki semangat yang sama layakya santri. Dan kini  juga muncul istilah santri milenial. Santri milenial adalah santri yang hidup di era milenial yang serba cepat, praktis, dan terkoneksi dengan dunia internet. Di era revolusi industri  (4,0) saat ini santri milenial harus mampu ikut berperan dan ikut andil dalam perkembangan zaman demi kemajuan

Maka disinilah Murid-murid SMK  Shalahuddin 2 (: sebagai Santri) dituntut memiliki kompetensi yang dibutuhkan di abad 21 yaitu ““The 4Cs”- communication, collaboration, critical thinking, dan creativity.

Sebagaimana  dalam Widayat (2018) Kecakapan abad 21 ( terintegrasi dalam kecakapan pengetahuan, keterampilan dan sikap serta penguasaan TIK dapat dikembangkan melalui: (1) Kecakapan Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah (Critical Thinking and Problem Solving Skill; (2) Kecakapan Ber-komunikasi (Communication Skills); (3) Kecakapan Kreatifitas dan Inovasi (Creativity and Innovation); dan (4) Kecakapan Kolaborasi (collaboration) Puji Syukur Alhamdulillah, hal tersebut diatas sudah kami fasilitasi, dan kami programkan, tentu ini perlu kerja sinergi dari semua warga sekolah, muttak diperlukan Doa Restu dari para Kyai, dukungan dari para stake holder terkait, semoga  Allah swt. mengijabah, dan selalu membimbingnya aamiiin. (ipul)